Senin, 12 Januari 2009

Tips Menghadapi Wawancara




Saran-Saran didalam Menghadapi Wawancara ketika melamar kerja diperusahaan


Bagi anda yang dipanggil untuk menjalani wawancara kerja, sebaiknya anda memperhatikan beberapa saran di bawah ini.
1. Pastikan anda sudah tahu tempat wawancara. Disarankan beberapa hari sebelum wawancara, anda sudah mengetahui tempatnya, bahkan sudah melihat tempatnya.
2. Jika tidak diberitahu terlebih dulu jenis pakaian apa yang harus dipakai, maka gunakan pakaian yang bersifat formal, bersih dan rapi.
3. Baca kembali surat lamaran, CV anda, dan surat panggilan wawancara tersebut. Jangan lupa untuk membawa surat-surat atau dokumen-dokumen tersebut serta peralatan tulis saat wawancara.
4. Mempersiapkan diri menjawab berbagai pertanyaan yang mungkin diajukan pewawancara. Sebaiknya anda berlatih bersama rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara, sehingga pertanyaan apapun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan.
5. Sebelum berangkat ke tempat wawancara, berdoalah terlebih dulu sesuai keyakinan anda.
6. Usahakan untuk tiba sepuluh menit lebih awal, jika terpaksa terlambat karena ada gangguan di perjalanan segera beritahu perusahaan (pewawancara). Namun usahakan jangan terlambat, karena banyak perusahaan yang langsung menganggap anda gagal bila terlambat.
7. Sapa satpam atau resepsionis yang anda temui dengan ramah.
8. Jika harus mengisi formulir, isilah dengan lengkap dan rapi.
9. Ucapkan salam (selamat pagi/siang/sore) kepada para pewawancara dan jika harus berjabat-tangan, jabatlah dengan erat (tidak terlalu keras namun tidak lemas).
10.Tetaplah berdiri sampai anda dipersilakan untuk duduk. Duduk dengan posisi yang tegak dan seimbang.
11.Persiapkan surat lamaran, CV anda, dan surat panggilan wawancara.
12.Ingat dengan baik nama pewawancara.
13.Lakukan kontak mata dengan pewawancara.
14.Tetap fokus pada pertanyaan yang diajukan pewawancara.
15.Tunjukkan antusiasme dan ketertarikan anda pada jabatan yang dilamar dan pada perusahaan.
16.Gunakan bahasa formal, bukan prokem atau bahasa gaul; kecuali anda diwawancarai untuk mampu menggunakan bahasa tersebut.
17.Tampilkan hal-hal positif yang pernah anda raih.
18.Tunjukkan energi dan rasa percaya diri yang tinggi, namun jangan berkesan sombong atau takabur. Banyak yang gagal hanya lantaran berkesan sombong, takabur, atau sok tahu.
19.Tunjukkan apa yang bisa anda perbuat untuk perusahaan bukan apa yang bisa diberikan oleh perusahaan kepada anda.
20.Jelaskan serinci mungkin hal-hal yang ditanyakan oleh pewawancara.
21.Ajukan beberapa pertanyaan bermutu di seputar pekerjaan anda dan bisnis perusahaan secara umum.
22.Berbicara dengan cukup keras sehingga suara jelas terdengar oleh pewawancara.
23.Akhiri wawancara dengan menanyakan apa yang harus anda lakukan selanjutnya.
24.Ucapkan banyak terima kasih kepada pewawancara atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada anda.

Persiapan Menghadapi Wawancara


Wawancara adalah bagian dari proses penerimaan karyawan mempunyai berbagai tujuan. Ada yang dimaksudkan untuk lebih mengetahui keterampilan teknis yang dimiliki pelamar, mengetahui kepribadian pelamar, atau mengetahui kemampuan pelamar menangani berbagai hal.

Wawancara biasanya dilakukan untuk melengkapi hasil tes tertulis. Hal-hal yang tidak mungkin diperoleh dari tes tertulis akan digali melalui proses wawancara. Dalam hal ini, anda dituntut untuk berusaha menguasai diri anda sendiri (khususnya kelebihan dan kelemahan anda). Juga berusaha menguasai bidang pekerjaan yang anda lamar.
Cari Informasi Sebanyak Mungkin dan Berlatihlah.

Jika anda telah sampai pada tahap wawancara, sebenarnya secara kualitas, anda telah memenuhi persyaratan untuk diterima di perusahaan tersebut. Namun anda dapat gagal hanya karena kurang mengetahui tentang perusahaan tempat anda melamar. Untuk itu, sebaiknya anda juga berusaha mengetahuinya, dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai kebiasaan di perusahaan tersebut. Tidak ada salahnya anda bertanya kepada resepsionis, satpam, atau tukang parkir sekalipun untuk mengetahui kebiasaan-kebiasaan di tempat tersebut.

Pewawancara mana pun kurang menyukai orang yang terlalu tertutup. Usahakan memberikan informasi sejelas-jelasnya mengenai apa yang ditanyakan oleh pewawancara. Jangan pasif, sebaiknya usahakan aktif memberi informasi. Jangan mengesankan anda menyembunyikan sesuatu, namun anda juga jangan terlalu berlebihan dan menyampaikan hal-hal yang tidak relevan. Tetaplah tenang dan mengatakan yang sebenarnya.

Uahakan jawaban anda selalu mengindikasikan karakter yang kuat, ulet, dan bersemangat, karena perusahaan mana pun selalu menyukai orang demikian.
Sebaiknya anda berlatih bersama rekan untuk mengantisipasi semua kemungkinan pertanyaan yang akan dilontarkan pewawancara, sehingga pertanyaan apa pun yang diajukan dapat dijawab dengan memuaskan.

Berbagai Kondisi


Ada kalanya wawancara juga dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan anda menghadapi dan menangani berbagai situasi. Untuk yang jenis ini, anda mungkin menghadapi pewawancara yang akan mendiamkan anda begitu saja selama 5-10 menit sebelum memulai percakapan. Mungkin juga ia akan berpura-pura tidak peduli dan membaca koran ketika anda masuk, atau ia akan mengajukan bantahan-bantahan yang tidak masuk akal terhadap setiap jawaban anda, atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan konyol tentang keluarga anda, dan banyak trik lain.

Menghadapi kondisi begini, prinsip utama yang harus anda pegang adalah anda benar-benar menginginkan pekerjaan tersebut, sehingga apa pun yang terjadi anda akan menghadapinya dengan baik. Jika anda dicuekin, tetaplah bersikap sopan. Katakan "Saya tertarik dengan pekerjaan ini dan bermaksud menjelaskan kepada Bapak/Ibu mengapa anda harus mempertimbangkan saya untuk posisi ini."
Jangan sampai terpengaruh dengan sikap pewawancara yang mungkin tampak aneh. Usahakan tetap tenang dan berpikir positif. Tanamkan dalam benak anda bahwa hal ini hanyalah bagian dari proses yang wajar sehingga anda tidak perlu merasa sakit hati atau kecewa.

Cara Berpakaian Yang Baik Dalam Wawancara


Berpakaian yang "baik" dalam wawancara memang tidak dapat digeneralisasikan karena setiap perusahaan memiliki kebiasaan-kebiasaan/budaya perusahaan yang berbeda. Namun, ada beberapa tips yang dapat diingat, antara lain:

Cari informasi terlebih dahulu tentang perusahaan dan Bapak/Ibu yang akan mewawancarai anda. Beberapa perusahaan memiliki peraturan atau "kebiasaan" berpakaian secara formal, tetapi ada juga yang semi formal, atau bahkan ada yang bebas. Hal ini penting, agar anda tidak dilihat sebagai "orang aneh', disesuaikan dengan posisi yang akan dilamar. Bagi pelamar pria disarankan menggunakan kemeja lengan panjang dan berdasi, tidak perlu menggunakan jas. Berpakaian rapi dan bersih, tidak kusut. Hal ini memberi kesan bahwa anda menghargai wawancara ini.

Berpakaian dengan warna yang tidak terlalu menyolok (misalkan mengkilap, ngejreng).
Bagi pelamar wanita berpakaian yang tidak terlalu ketat (rok bawah, kancing baju atasan).
Berpakaian dengan desain yang simpel (tidak telalu banyak pernik-pernik, toh ini bukan acara pesta).
Tidak berlebihan dalam menggunakan wewangian dan perhiasan.

Pengaruh Kontak Mata dan Suara dalam Wawancara


Dalam wawancara, faktor diluar "isi" seringkali dapat mempengaruhi keberhasilan suatu wawancara. Mulai dari penampilan, sampai cara berbicara.

Seorang pewawancara yang berpengalaman akan merasakan sebagian karakter yang diwawancara dari sinar matanya. Tidak perlu dengan memelototi, atau dengan sinar mata syahdu, melainkan tataplah secara wajar kepada pewawancara.

Intinya, bahwa melalui tatapan anda selama wawancara haruslah menandakan :

1. Apakah anda cukup percaya diri;
2. Apakah anda berpikir positif terhadap proses komunikasi dalam wawancara tersebut;
3. Apakah anda jujur dengan isi komunikasi anda;
4. Apakah anda tampil "jujur" sesuai dengan kepribadian anda yang sebenarnya, tidak dibuat-buat.

Intonasi akan memperlihatkan apakah anda seorang yang percaya diri atau tidak. Tidak perlu dengan cara mengatur suara seperti seorang pemain sinetron, tetapi cukuplah bahwa anda dapat menggunakan intonasi yang menarik minat lawan bicara untuk terus berkomunikasi.

Usahakan tidak memberi nada agresif, atau nada "menutup" diri. Gunakanlah intonasi yang mewakili dengan isi pesan anda. Volume, warna, dan irama memang harus diatur dengan baik, tetapi bukan harus menjadi orang yang tampil bukan sebagai dirinya sendiri.


Sopankah Menanyakan Hasil Wawancara ?


Panggilan wawancara kerja merupakan saat yang paling menyenangkan bagi pencari kerja. Karena panggilan tersebut merupakan langkah awal untuk meniti pekerjaan yang diidamkan. Tak heran jika test wawancara atau test interview menimbulkan banyak harapan di dalam diri pencari kerja. Bayangan mendapatkan pekerjaan yang bagus, gaji yang cukup dan teman-teman kerja yang menyenangkan seakan sudah di pelupuk mata.
Tetapi seringkali terjadi harapan tinggallah harapan, panggilan selanjutnya ternyata hanya tinggal penantian dan impian. Dering telepon atau surat panggilan selanjutnya, tak kunjung tiba. Anda pun jadi penasaran dan diliputi berbagai pertanyaan, apakah akan ada panggilan lagi atau memang hasil wawancara Anda tidak diproses. Tak jarang harapan yang tadinya berkobar mendadak padam.

Memang, pada beberapa perusahaan memerlukan waktu yang agak lama bahkan ada yang membutuhkan waktu sampai satu bulan untuk memproses kelanjutan test wawancara. Nah, kalau Anda menghadapi situasi demikian, agar tidak penasaran, Anda dapat menanyakan kepastian kepada perusahaan tersebut melalui telepon. Anda dapat bertanya setelah melewati waktu dua minggu dari waktu wawancara. Tanyakan langsung pada divisi HRD atau orang yang mewawancarai Anda.

Jangan merasa ragu dan takut untuk menanyakan hal ini, karena bertanya merupakan hak Anda. Lagi pula, menanyakan kepastian kabar dan kelanjutan proses lamaran Anda dalam waktu dua minggu atau lebih setelah wawancara adalah hal yang etis dan cukup sopan. Perusahaan pun pasti maklum atas pertanyaan Anda. Untuk itu usai wawancara, ada baiknya Anda menanyakan siapa dan nomor telepon yang dapat dihubungi untuk menanyakan hasil wawancara Anda.

Jika pihak perusahaan menjawab bahwa hasil test Anda tersimpan dalam database dan sewaktu-waktu diperlukan Anda akan dipanggil lagi, berarti jawaban sesungguhnya lamaran Anda tidak diproses lebih lanjut. Jawaban seperti itu biasanya merupakan penolakan secara halus setidaknya untuk saat itu. Bisa jadi, suatu saat jika ada kualifikasi yang cocok, Anda akan dipanggil lagi. Namun dengan jawaban seperti itu Anda jangan lantas terus menanti tanpa berusaha lagi. Buatlah lamaran lain sebanyak-banyaknya.

Sebaliknya kalau jawaban perusahaan memberi kepastian, misalnya,"Anda memang memenuhi kualifikasi kami dan dengan pertanyaan Anda, kami sekaligus memanggil Anda pada tanggal...", berarti kemungkinan besar Anda akan diterima. Mungkin saat itu pihak perusahaan belum sempat menghubungi Anda lebih lanjut dikarenakan adanya kepentingan lain.
Hidup ini memang penuh dengan kemungkinan. Untuk itu Anda jangan berhenti berusaha untuk mendapatkan kemungkinan yang terbaik. Sehingga kemungkinan itu akan menjelma menjadi suatu 'kepastian' yang menggembirakan.

Sumber : bursa-kerja.ptkpt.net, GloriaNet, gilland-ganesha.com, GloriaNet , Kompas Cyber Media, gilland-ganesha.com.

Baca selanjutnya......

Kasus Soal Irama Bilangan

TIPS PSIKOTES: CARA MENJAWAB SOAL IRAMA BILANGAN


Soal Irama Bilangan :
Lanjutkan irama bilangan- bilangan pada tiap nomor soal dibawah dengan memilih sepasang bilangan dari bilangn yang tersedia A, B, C, D, atau E sebagai jawaban. Anda dapat menyiap-an kertas coretan dan pulpen untuk mengisi soal ini.

1. [ 18 20 24 32 . . . . . .]

A. 34 dan 36
B. 40 dan 48
C. 48 dan 60
D. 48 dan 80
E. 64 dan 128

Jawab : ( 48 dan 80 )

Bilangan selanjutnya diperoleh dengan menambahkan 2, 4, 8, 16 dan 32 secara berturut – turut kepada bilangan sebelumnya maka didapat 18 20 24 32 ... -> 48 dan 80

2. [ 18 10 20 12 24 16 . . . . . . ]

A. 8 dan 16
B. 20 dan 28
C. 32 dan 24
D. 32 dan 40
E. 9 dan 3

Jawab : C (32 dan 24)

Bilangan selanjutnya diperoleh dengan menjumlahkan secara berselang seling 2, 4, 8,16,…secara berturut – turut kepada bilangan sebelumnya.

3. [ 96 64 48 40 36 . . . . . .]
A. 35 dan 34
B. 34 dan 33
C. 34 dan 32
D. 33 dan 32
E. 32 dan 30

Jawab : B (34 dan 33)

Bilangan selanjutnya diperoleh dengan mengurangkan 32, 16, 8, 4, 2 dan secara berturut – turut kepada bilangan sebelumnya.

Baca selanjutnya......

Kasus Soal-soal Hitungan

TIPS PSIKOTES: CARA MENJAWAB SOAL HITUNGAN


1.Bila roda pertama berputar 9 kali, maka roda kedua berputar 24 kali. Bila roda pertama berputar 27 kali, maka berapa kalikah roda kedua berputar?

Jawab :72 Kali

Roda I Roda II
9 Kali 24 Kali
27 Kali ? Kali

Makin banyak putaran roda I, maka semakin banyak pula putaran Roda II dan pertambahan antara kedua roda tersebut tetap. Maka : Roda I = 9 x 3 (kali putaran ) = 27, Roda II = 24 x 3 (kali putaran ) = 72 kali putaran

2.Sebuah truk yang dimuati satu seperempat (1 ¼) ton, masih dapat dimuati lagi dengan 600 pond. Berapa tonkah muatan seluruhnya?. (1 ton = 2000 pond).

Jawab: 1,55 ton.
1 ton = 2000 pond, jadi satu seperempat (1 ¼) ton = 2500 pond, masih dapat dimuati lagi dengan 600 pond. Jadi total muatan seluruhnya 2500 + 600 = 3100 pond, jika dijadikan satuan ton menjadi 1,55 ton.

3.Penjual mengantar 9 mangkuk soup ke sebuah toko. Dia hanya mampu membawa 2 mangkuk soup. Berapakalikah penjual harus pergi untuk mengantar 9 mangkuk soup tersebut?.

Jawab : 5 kali perjalanan.
Dalam empat kali perjalanan, penjual baru mengantar 8 mangkuk soup. Berarti sisa satu mangkuk harus diangkut sekali perjalanan lagi. Dengan demikian perjalanan seluruhnya ada 5 kali.

4.Suatu lembaran seng lebarnya 4 2/3 kaki (empat dua pertiga kaki). 1 kaki = 30 cm, dipotong-potong menjadi beberapa bagian yang masing-masing lebarnya 4 inci. (1 inci = 2 ½ cm). berapa potong (bagian) yang diperoleh dari lembaran seng tersebut?.

Jawab : ( 14 Potong)(1 kaki = 30 cm) jadi 4 2/3 kaki jika dijadikan cm, =140 cm. Dipotong-potong menjadi beberapa bagian yang masing-masing lebarnya 4 inci. (1 inci = 2,5 cm). Berarti 4 inci dijadikan cm ? 2,5 x 4 = 10 cm.
Jadi 140 : 10 = 14 potong.

5.Nilai Peter termasuk urutan ke – 16 dari atas dan juga urutan ke – 16 dari bawah dalam kelasnya. Berapa banyakkah siswa dalam kelas tersebut?.

Jawab : 31 orang.
yang lebih besar dari nilai Pieter sebanyak 15, Yang lebih kecil dari nilai Pieter sebanyak 15 dan Pieter sendiri 1, Total 31


Baca selanjutnya......

Latihan Soal 01

Psikotes: Latihan Soal Logika dan Penalaran



Silahkan kerjakan soal berikut sebagai latihan, dan setelah itu cocokan dengan kunci jawaban yang tersedia.

1.Siapakah yang lebih tinggi dari soal berikut:
John lebih rendah dari David . David lebih tinggi dari Richard. Richard sama tingginya seperti Steven. David lebih tinggi dari Steven. Steven lebih tinggi dari John.
a. John
b. David
c. Steven
d. Richard


2.Baju siapakah yang paling bersih dari soal berikut :
Baju Andi lebih kotor dari baju Budi. Baju Budi lebih bersih dari baju Charly. Baju Charly sama bersihnya seperti baju Dani. Baju Budi lebih bersih dari baju Dani. Baju Dani lebih bersih dari baju Andi.

a. Baju Budi
b. Baju Andi
c. Baju Charly
d. Baju Dani

3.Nilai siapakah yang lebih tinggi dari soal berikut dibawah :
Nilai Bima lebih jelek dari nilai Ema. Nilai Dian lebih bagus dari nilai Ali. Nilai Bima lebih bagus dari nilai Citra. Nilai Adit sama besar seperti nilai Bima. Nilai Ema lebih kecil dari nilai Dian.

a. Nilai Bima
b. Nilai Ema
c. Nilai Ali
d. Nilai Dian

4.Bunga manakah yang paling indah dari soal berikut :
Bunga Melati sama indahnya seperti bunga Mawar. Bunga Bakung tidak seindah bunga melati. Bunga Mawar tidak seindah bunga sakura. Bunga Melati lebih indah dari bunga Bakung.

a. Mawar
b. Bakung
c. Melati
d. Sakura

5.Siapakah yang paling tua diantara soal berikut :
Adi adalah kakak Tono. Tono mempunyai dua rang adik, yaitu Sari dan Intan. Adi adalah kakak Intan. Intan dan Sari adalah anak kembar. Bowo empat tahun lebih tua dari Adi. Tono dua tahun lebih muda dari Adi. Sari adalah adik Bowo.

a. Tono
b. Bowo
c. Sari
d. Adi

Kunci Jawaban

Baca selanjutnya......

Latihan Soal 02

Psikotes: Latihan Soal Analogi Pasangan Kata

Silahkan kerjakan soal berikut sebagai latihan, dan setelah itu cocokan dengan kunci jawaban yang tersedia.

1.MAKANAN : KALORI
a. Wortel : vitamin
b. Minyak : kelapa
c. Cemara : kipas
d. Lapar : makanan
e. Garam : asin


2.POHON – BUAH
a. Papan tulis : diktat
b. Sapi : susu
c. Jentik : nyamuk
d. Pelanggaran : hukuman
e. Kuda : balap

3.LAPAR – MAKAN
a. Panas : dingin
b. Naik : turun
c. Capek : istirahat
d. Buku : diktat
e. Tinggi : rendah

4.HUJAN – AIR
a. Bukit : tinggi
b. Salju : es
c. Listrik : panas
d. Matahari : bumi
e. Laut : danau

5.IMUN – IMUNISASI
a. Person : personifikasi
b. Ego : egois
c. Argo : argonomi
d. Konvensi : konverensi
e. Komunis : komunikasi

6.ASET – LIABILITAS
a. Rugi _ laba
b. Miskin : kaya
c. Beban : pendapatan
d. Tinggi : rendah
e. Saham : modal

7.PENGUSAHA – LABA
a. Deviden : investor
b. Buruh : gaji
c. Sewa : tanah
d. Bunga : pinjaman
e. Beban : pendapatan

8.PETANI – PADI
a. Gaji : karyawan
b. Marketer : bonus
c. Investor : modal
d. Minyak : kelapa
e. Investor : devisa

9.DROP OUT – MAHASISWA
a. Pecat : karyawan
b. Makmum : batal
c. Murid : tidak lulus
d. Anggota DPR : reccal
e. Presiden : impeachment

10.WHITE BOARD – SPIDOL
a. Pensil : buku
b. Kertas : penggaris
c. Kanvas : kuas
d. Sayap : terbang
e. Tas : buku

Kunci Jawaban

Baca selanjutnya......

Latihan Soal 03

Psikotes: Latihan Soal Lawan Kata

Silahkan kerjakan soal berikut sebagai latihan, dan setelahnya cocokan dengan kunci jawaban yang tersedia.

1.LOKAL
a. Jamak
b. Tunggal
c. Intelektual
d. Universal
e. kedaerahan


2.TENANG
a. Pasrah
b. Gugup
c. Teguh
d. Kecewa
e. sukses

3.BEBAN
a. Biaya
b. Pendapatan
c. Laba
d. Rugi
e. bruto

4.ABSTRAK
a. Imajinasi
b. Nyata
c. Ghaib
d. Maya
e. apatis

5.KURIR
a. Majikan
b. Pembantu
c. Agen
d. Maya
e. apatis

6.MUSYAWARAH
a. Keputusan
b. Traktat
c. Perjanjian
d. Voting*
e. kerjasama

7.MEMAKAI
a. Menggunakan
b. Mengenakan
c. Merasa
d. Meraba
e. Melepas

8.OPINI
a. Pendapat
b. Fakta
c. Gagasan
d. Intuisi
e. Pandangan

9.KLASIKAL
a. Local
b. Private
c. Kelompok
d. Kelas besar
e. general

10.REWARD
a. Hadiah
b. Kemenangan
c. Hukuman
d. Kalah
e. Denda

Kunci Jawaban


Baca selanjutnya......

Latihan Soal 04

Psikotes: Latihan Soal Padanan kata

Silahkan kerjakan soal berikut sebagai latihan, dan setelahnya cocokkan dengan kunci jawaban yang tersedia.

1.Gap
a. Kecanduan
b. Kapitalisme
c. Kemerosotan
d. Kesenjangan
e. Kesalahan


2.Display
a. Pengungkapan
b. Melihat
c. Bermain
d. Peragaan
e. Pokok

3.Account
a. Kas
b. Saldo
c. Aktiva
d. Rekening
e. Laporan

4.Broker
a. Komisioner
b. Agen
c. Pialang
d. Pemodal
e. Direksi

5.Capable
a. Mampu
b. Impas
c. Bangga
d. Gagal
e. Kuat

6.Insolvent
a. Sukses
b. Pailit*
c. Maju
d. Berhasil
e. Naik daun

7.Merger
a. Penggabungan
b. Pemisahan
c. Kekuatan
d. Hambatan
e. Pemecahan

8.Representative
a. Menganggur
b. Menggantikan
c. Mewakli
d. Menyatukan
e. Memadai

9.Term
a. Bagian
b. Masa
c. Unsure
d. Lembaga
e. Pokok

10.User
a. Pengguna
b. Bagian
c. Pemilik
d. Peminjam
e. Perantara

Kunci Jawaban

Baca selanjutnya......
Minggu, 11 Januari 2009

KUNCI JAWABAN PSIKOTEST



PERHATIAN !!!!

Sebelum anda membuka KUNCI JAWABAN SOAL-SOAL TEST ini, hendaknya anda mencoba berlatih memecahkan Latihan Soal yang ada, kemudian anda dapat melihat Kunci jawaban soal-soal tersebut disini.



KUNCI JAWABAN SOAL-SOAL LOGIKA DAN PENALARAN

1.B (David)
2.A (Baju Budi)
3.D (Nilai Dian)
4.D (Sakura)
5.B (Bowo)

KUNCI JAWABAN SOAL-SOAL ANALOGI PASANGAN KATA

1.A(Wortel : vitamin)
2.B(Sapi : susu)
3.C(Capek : istirahat)
4.B(Salju : es)
5.A(Person : personifikasi)
6.C(Beban : pendapatan)
7.B(Buruh : gaji)
8.C(Investor : modal)
9.A(Pecat : karyawan)
10.C(Kanvas : kuas)

KUNCI JAWABAN SOAL-SOAL LAWAN KATA

1.C (intelektual)
2.B (gugup)
3.B (pendapatan)
4.B (nyata)
5.A (majikan)
6.D (voting)
7.E (melepas)
8.B (fakta)
9.B (privat)
10.C (hukuman)

KUNCI JAWABAN SOAL-SOAL PADANAN KATA

1.D (kesenjangan)
2.D (peragaan)
3.D (rekening)
4.C (pialang)
5.A (mampu)
6.B (pailit)
7.A (penggabungan)
8.B (menggantikan)
9.B (masa)
10.A (pengguna)

KUNCI JAWABAN LATIHAN SOAL-SOAL PENALARAN LOGIS
1. C 11. D 21. C
2. A 12. D 22. D
3. C 13. B 23. A
4. D 14. D 24. B
5. A 15. C 25. C
6. B 16. C
7. D 17. D
8. C 18. A
9. B 19. C
10.C 20. C

Baca selanjutnya......
Sabtu, 10 Januari 2009

Kunci Jawaban Penalaran Logis 2

Kunci Jawaban
1.   d           11. d             21. d             31. d
2.   d           12. c             22. d             32. a
3.   a           13. a             23. d             33. b
4.   b           14. b             24. b             34. d
5.   c           15. c             25. c              35. d
6.   c           16. d             26. d              36. a
7.   d           17. d             27. d              37. b
8.   a           18. d             28  a              38. c
9.   b           19. b             29. d              39. a
10. c           20. c             30.  c             40. b

Baca selanjutnya......